Tau yang namanya titik jenuh? Pernah ngerasain yang namanya titik jenuh?
Saya pernah, berkali-kali bahkan. Dan sekarang mungkin sudah ke sepuluh juta kalinya saya mencapai titik jenuh. Jenuh karena apa? Iya, karena akademik!
Demi Alloh, kepala udah penuh rasanya. Too much to do, too little time!
Please, saya butuh sedikit aja waktu untuk bernapas tenang.
Ga ngerti apakah ini dirasakan seluruh mahasiswa setingkat saya, atau emang saya nya aja yang terlalu lemah.
Laporan yang harus dikumpul dalam waktu dekat ini bahkan ada empat, EMPAT loh, EMPAT! Belum lagi jurnal. Yang semuanya ditulis tangan. Tugas dari dosen di kelas, yang juga tulis tangan! Belum lagi tugas asistensi yang udah tau belum diajarin cara pengolahan datanya malah disuruh dikumpul besok. Belum lagi banyaknya acara kampus dan himpunan. Belum lagi sisa-sisa buteknya pasca UTS.
Belum sempat otak saya menghirup oksigen yang lebih banyak, dia udah dipaksa lagi untuk bekerja. Betapa malangnya nasib nya. Akh, udah ga bisa diungkapkan gimana butek nya otak ini sekarang.
Maaf para pejuang, menodai makna dari Hari Sumpah Pemuda yang kebetulan jatuh tepat hari ini, Kamis, 28 Oktober 2010 ini. Saya bukannya mundur atau tidak mau lagi berlari, namun hanya berhenti sejenak.
No comments:
Post a Comment