Beberapa bulan belakangan saya banyak sekali menerima berita duka, dimulai dari ayah dari seorang teman, lalu ayah dari teman yang lain, kemudian ibu dari teman yang lain lagi, senior di sma, junior yang juga anak dari teman mama, dan terakhir ibu dari teman yang ayah nya baru saja meninggal. Meskipun saya tidak mempunyai hubungan dekat dengan mereka, tapi entah mengapa saya merasakan sedih mereka, merasakan rasa kehilangan mereka.
Dan semua kabar itu saya terima hanya dalam selang waktu dua atau tiga bulan ini.
Merinding, yah mengapa begitu cepat mereka dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.
Seseorang yang belakangan ini selalu terpikirkan oleh saya, Nanda. Seorang teman yang belum cukup 100 hari kepergian ayahnya kini juga harus tabah ditinggalkan ibunda nya. Yang sabar ya Nan, dibalik ini semua Allah telah mengatur rencana yang luar biasa untuk kalian sekeluarga. Amin. I'm sure for it.
Yak, after all, pesan yang ingin saya sampaikan yaitu, kita tidak tau sampai kapan umur kita di dunia ini, lihat saja kekuasaan Allah, selalu diluar dugaan. Jangan sia-siakan hidup yang cuma sekali ini.
Bayangkan hari ini adalah hari terakhir kita, apakah sudah cukup amal ibadah yang akan dibawa ke alam sana? Tentu saja belum, teman. Dan begitu pun dengan saya.
No comments:
Post a Comment