Ada yang pernah dengar Festival Kue Bulan? Atau yang lebih sering disebut dengan Mid-Autumn Festival. Mid-Autumn Festival, atau Moon Cake Festival merupakan salah satu hari besar masyarakat keturunan tiong-hoa yang jatuh pada hari ke-15 bulan ke-delapan kalender lunar. Kebetulan tahun ini jatuh pada tanggal 30 september kemarin. Kalau dikeluarga saya sih festival kue bulan ini lebih sering disebut dengan akhir musim panen (panen hasil dagang maksudnya). Jadi musim panas telah berakhir dan mulai memasuki musim gugur. Musim panas disini diartikan sebagai musim panen, kalau jaman dulu sepertinya dimaksudkan untuk kegiatan bercocok tanam. Jadi untuk merayakan keberhasilan hasil panen dalam setahun biasanya dirayakan dengan makan-makan besar bersama keluarga besar (dan kue bulan menjadi menu wajib pastinya). Untuk mempersiapkannya saja biasanya dibutuhkan 2 minggu menjelang hari-H.
Tapi setelah saya cari tahu lebih lanjut, ternyata ada banyak legenda dibalik Festival Kue Bulan ini. Ada yang mengatakan bahwa pada hari itu bulan purnama menerangi jagat raya atau keadaan saat posisi bulan paling dekat dengan bumi. Dimana bulan dilambangkan sebagai wanita dan matahari dilambangkan sebagai pria.
Legenda lain juga ada yang mengatakan bahwa pada masa itu terdapat sepuluh matahari yang membuat bumi menjadi sangat panas dan rakyat menjadi menderita. Hingga muncullah seorang pemanah yang bernama Hou Yi. Hou Yi kemudian memanah sembilan matahari tersebut. Sejak itu Hou Yi menjadi terkenal dan menjadi raja di China. Suatu hari Hou Yi bertemu dengan Ratu Wang Mu (the queen of heaven) yang kemudian memberikannya obat ajaib yang dapat membuatnya naik ke langit dan menjadi dewa. Obat tersebut diberikan Hou Yi kepada istrinya Chang E. Namun, salah satu pegawai istana yang tamak berniat mencuri ramuan tersebut dari Chang E. Alih-alih menyelamatkan ramuan itu, Chang E pun meminum ramuan ajaibnya. Tiba-tiba ia merasakan tubuhnya ringan dan terbang keatas lalu mendarat di bulan, benda langit terdekat dengan bumi. Mengetahui hal itu membuat Hou Yi menjadi sedih. Lalu ia membangun sebuah altar untuk mengenang istrinya, ia meletakkan makanan kesukaan Chang E beserta buah-buahan segar sebagai persembahan kepada sang istri di bulan. Inilah awal mula masyarakat china kuno mulai melakukan ritual persembahan kepada dewi bulan.
Hmm, saya sendiri baru tau mengenai legenda romantis tersebut, yang selama ini saya tau hanyalah hari perayaan akhir musim panen, ga ada romantis-romatisnya sama sekali, haha. Well, legenda ada untuk dihormati, jadi apapun asal mula yang sebenarnya, selamat merayakan Mid-Autumn Festival buat seluruh keturunan tiong-hoa diseluruh dunia! Sayang sekali saya tidak bisa ikut serta merayakan kemeriahannya di Medan bersama papa, mama, dan keluarga yang lain.
No comments:
Post a Comment