Thursday, June 14, 2012

dear Mr. President

Andaikan bisa ngirim surat, diterima, dan dibaca langsung oleh presiden, pengen deh saya kirimkan!
Belakangan kekecewaan terhadap pemerintah (lagi-lagi) menghampiri saya. Bukan tanpa alasan pastinya. Kemarin sewaktu lagi iseng-iseng ngobrol dengan mba di kosan, mba bilang bahwa biaya masuk sma negeri lebih mahal dari sma swasta. Spontan saya kaget. Kalau jaman saya dulu sma sih, sma swasta masih lebih mahal dari negeri, dan emang sudah sewajarnya seperti itu. Bukan hanya itu, biaya masuk itb pun sekarang semakin naik, kurang lebih lima puluh juta untuk setiap mahasiswa baru. Memang sih beasiswa bergelimpangan, tapi pada kenyataannya, untuk mendapatkan beasiswa itu pun tidak gampang. Bagaimana dengan keluarga yang tidak termasuk kategori miskin namun tanggungannya banyak. Ga masuk akal sih masuk perguruan tinggi negeri saja harus mengeluarkan puluhan juta. Entah mungkin pengetahuan saya yang minim dengan bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan. Dan semoga memang pengetahuan saya yang minim. 
Saya amat sangat tidak mengerti dengan pemerintah. Apa emang sesulit itu prosedur untuk menyediakan bantuan sekolah untuk orang yang tidak mampu? Atau masyarakat yang tidak mampunya yang kurang mencari tau dan berusaha? Atau sebanyak itu orang-orang tamak di dalam pemerintahan kita?
Dua kasus tersebut hanya segelintir permasalahan yang terjadi sekarang. Dan itu baru dari segi pendidikan. Belum lagi masalah kesehatan, tempat tinggal, air bersih, hukum, aduh banyak deh. Daripada percaya dan menunggu kesadaran pemerintah, mending kita melakukan pergerakan sendiri sebisanya!

"What do you feel when you see all the homeless on the street? Who do you pray for at night before you go to sleep? What do you feel when you look in the mirror? Are you proud? How do you sleep while the rest of us cry? How do you dream when a mother has no chance to say goodbye? How do walk with your head held high? Can you even look me in the eye, and tell me why?" - Dear Mr. President, P!nk.

No comments:

Post a Comment