Tuesday, July 19, 2011

Balikpapan #3

Di sela-sela nyantai di rumah asiknya emang nulis blog. Yuk mari kita flash back udah kemana dan ngapain aja di Balikpapan kemarin.


Hm ada beberapa tempat wisata yang sempet saya datangi di sela-sela kesibukan membuat laporan, yaituuuu :


Penangkaran Beruang
beruang madu
Sebuah kawasan wisata penangkaran beruang madu, jadi beruang madu katanya binatang khas Kalimantan Timur. Tapi sayang banget tempatnya agak terbengkalai, dan cuma memelihara lima beruang madu.



Bukit Bengkirai
Letaknya jauuuuh banget dari kota, kalau ga salah di KM 40an, terus masih masuk lagi ke dalam gang sejauh 20 km! Nyampe di dalam kita lumayan puas sih dengan suguhan alamnya yang emang masih "liar" haha. Disana ada sebuah cottage yang kayanya asik buat liburan keluarga. 
Jadilah kami masuk ke dalam hutan tersebut hanya untuk menaiki jembatan gantung yang tingginya kayanya setara dengan lantai 6 atau 7 sebuah gedung. Dan dengan menawannya kami, terutama saya, bisa melewati 3 jembatan gantung yang notabene sangat tinggi dan goyang.



Lawe-Lawe, Penajam
Nah kalau ini sih ga bisa dibilang jalan-jalan, karena saya ke lawe-lawe nya untuk ikut pemantauan udara emisi dan udara ambient (apa itu? ya anggap saja mengerti dan mengetahui, haha). Perginya sih saya, neng, dan bapak-bapak dari pertamina menyebrang dengan kapal feri, tapi karena ngantri naik kapal feri nya lama banget akhirnya pulangnya saya, neng, dan beberapa bapak-bapak naik speed boat, sebagian lagi tetep nyebrang karena membawa mobil kantor. Saya masih kurang ngerti sih penajam itu pulau atau hanya sebuah cekungan pulau kalimantan ya. Soalnya katanya Penajam itu satu-satunya akses darat menuju Banjarmasin, sedangkan kami dari Balikpapan harus nyebrang dulu kalau mau ke Penajam, padahal Balikpapan dan Banjarmasin sama-sama berada di pulau Kalimantan, bingung ya? Haha abaikan, saya juga bingung soalnya.
Disana ga ada apa-apa sama sekali! Saya langsung dibawa ke Pertamina yang ternyata site-nya gabung bareng Chevron.
Saya berdiri di wilayah Pertamina, dan di belakang saya merupakan wilayah Chevron




Dermaga speed boat di Penajam


Nyampenya di dermaga speed boat Kampung Baru yang terapung!


Di sela-sela ngantri masuk feri

Konservasi Hutan Mangrove
Seperti namanya, isinya mangroveeee semua. Ga ada yang menarik di konservasi hutan mangrove ini sejujurnya haha, karena sejauh mata memandang isinya mangrove semua. Agak-agak serem juga kalau udah gelap kesana, karena penerangannya minim sekali. Terus nama pohonya lucu-lucu, kayanya udah pada di adopsi gitu. Dan ada pohon yang namanya Maia Estianty, hm okay.



tampang gembel pulang dari kilang


kaya hutan amazone gitu yah haha

Kemala Beach
Sebenarnya yang terkenal di Balikpapan itu namanya Pantai Manggar, tp katanya Manggar udah rada jorok dan jauh, sedangkan Pantai Kemala berada di kota! Karena itulah saya dan yang lainnya sering bgt main ke Pantai Kemala, haha.
Pernah suatu hari, kami yang tadinyaa cuma mau "main sepeda di pagi hari" malah jadi "keliling balikpapan pake sepeda". Dari komplek pertamina muter sana sini, sampai ke pantai kemala, naik banana boat, terus pulang lg ke komplek pertamina basah-basah, and you know jalanan menuju komperta itu kejam banget tanjakannya, saya istirahat sampai empat kali! Bukan, bukan karena saya cupu, tapi emang nanjak, landai, dan panjang lintasan tanjakannya!

gowes pagi :D


tepi jalan minyak


sarapan di depot mickey yang terkenal di Balikpapan


sampai main banana boat di pantai kemala

Tenggarong (Kutai Kertanegara)
Pulau Kumala
Pulau Kumala ini terbuat dari delta yang kemudian ditimbun sehingga terbentuk suatu pulau kecil. Diatasnya dibangun tempat rekreasi seperti dufan (dulunya), tapi sayang pemerintah setempat kurang merawat, jadi kaya tertinggal gitu, padahal lahannya luas dan udah ada beberapa wahana yang menarik
gerbang depan pulau kumala, harus nyebrang sekitar 10 menit dari tenggarong


ada mobil tur yang membawa pengunjung muterin pulau kumala


berasa gitu ya




Museum Mulawarman
Sayang banget karena lagi ada Festival Erau, museumnya ditutup, jadinya kami cuma lihat-lihat dihalaman luar dan belakang saja. Di halaman belakangnya ada komplek pemakaman Sultan-Sultan Kutai looooch, terus ada pasar seni gitu juga. Sayang saya ga sempet ketemu penduduk dayak asli, yang katanya kalau lagi festival erau suka ada gitu disekitaran musem dan bisa diajak foto hanya dengan membayar Rp. 10.000,-

komplek pemakaman Sultan-Sultan Kerajaan Kutai




Museum Mulawarman

Stadion (entah apa namanya)
Nah ini stadion katanya dibangun waktu diadakannya PON tempo hari (saya juga kurang tau sih kapan tepatnya). Terus kemarin juga dipakai untuk acara pembukaan Festival Erau. stadionnya keren banget :D

stadion tampak luar


jembatan kutai kertanegara


jembatan kuker di kala senja


pemandangan pusat kota tenggarong


stadion tampak dalam

Yah kurang lebih segitu dulu tempat referensi yang harus dikunjungi di Balikpapan versi saya. Sebenarnya masih ada beberapa tempat kuliner-kuliner lainnya, tapi kebanyakan jadi males ngepost semuanya hehe :D
Oiya satu yang saya kecewakan, saya ga ngelihat kemeriahan Festival Erau yang diadakan warga lokal sekali setahun ituuu :( Padahal publikasinya besar banget loh, di majalah Garuda Indonesia aja selalu di post dari beberapa bulan sebelum acara sampai ada artikel pada saat hari H nya acara (terus kenapa kalau Garuda Indonesia buat artikelnya ya? Haha)
Tapi sebel aja, padahal waktu hari H nya banget saya berada di Kalimantan Timur, huuuh. Next time kali yaa.

Oke guys, yuk mari ke Balikpapan!

No comments:

Post a Comment